Banjarbaru, Liputan24.Net – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan mempercepat pembangunan Jalan Lintas Pulau Laut untuk memperkuat konektivitas pesisir dan logistik daerah. Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD).

Kepala Dinas PUPR Kalsel melalui Kabid Bina Marga, Robby Cahyadi, menjelaskan bahwa proyek ini didukung anggaran APBN dari Balai Jalan Nasional.

“Tahun ini pekerjaan difokuskan pada pembentukan badan jalan (cut and fill). Harapannya bisa segera masuk tahap finishing di CTB hingga pengaspalan lapis atas,” ujar Robby di Banjarbaru, Senin (23/2/2026).

Dukung Gerbang Logistik IKN

Salah satu titik krusial yang tengah dikerjakan berada di kawasan Semisir dengan panjang 2 kilometer dan lebar 14 meter. Ruas ini diproyeksikan menjadi akses utama pendukung Jembatan Pulau Laut guna memperlancar distribusi logistik menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

Secara keseluruhan, koridor Jalan Lintas Pulau Laut direncanakan mencapai 42 kilometer. Saat ini, progres pengerjaan meliputi:

  • APBN: 6,4 kilometer telah terealisasi.
  • APBD Provinsi: Hampir menyelesaikan 6 kilometer tambahan tahun ini.

Hubungkan Mekar Putih ke Kotabaru

Jalan ini nantinya akan menghubungkan rencana Pelabuhan Mekar Putih hingga pusat Kota Kotabaru. Akses ini juga akan terintegrasi dengan Jembatan Pulau Laut, membuka konektivitas baru antara Pulau Laut dan Kabupaten Tanah Bumbu.

Pemerintah Provinsi Kalsel optimistis, rampungnya jalur ini akan memperkuat mobilitas masyarakat serta memicu pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di wilayah pesisir dan kepulauan.