Liputan24.Net – Pemerintah Kabupaten Banjar terus mematangkan persiapan menghadapi momen 5 Rajab atau Haul Abah Guru Sekumpul. Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor, tingkat kesiapan sarana dan prasarana penunjang jemaah kini diklaim telah mencapai 80 persen.

Rakor tersebut digelar oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Banjar di Aula Mini Barakat 1, Selasa (2/12/2025), dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H. Ikhwansyah, serta dihadiri Tim Posko Induk Sekumpul, instansi pemerintah, dan jajaran direksi perusahaan daerah.

“Poin utama evaluasi mencakup kesiapan penerangan yang telah dipersiapkan hampir dua bulan oleh PLN. BPBD juga menyiapkan sekitar 355 tandon air untuk didistribusikan ke dapur umum,” ujar Ikhwansyah.

Selain logistik, Pemkab Banjar juga fokus pada akomodasi jemaah. Dinas Pendidikan telah menyiapkan sejumlah sekolah sebagai tempat penampungan (rest area). Sementara itu, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) kembali mendirikan tenda besar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ratu Zalecha (Raza).

Ikhwansyah menambahkan, fasilitas kesehatan dan penginapan gratis juga menjadi prioritas. Rumah Sakit Aveciena Medika bahkan disiagakan untuk menampung hingga 1.000 orang selama sepuluh hari menjelang puncak acara.

Ia menambahkan, meski tanggal pasti pelaksanaan tidak diumumkan, Pemkab Banjar memastikan akan selalu siap kapan pun.

“Pemerintah daerah berharap seluruh rangkaian kegiatan 5 Rajab berjalan optimal sebagai bentuk penghormatan tradisi keagamaan yang bermakna bagi masyarakat Kabupaten Banjar,” pungkasnya.