Kawal Proyek Strategis 2026, Dinas PUPR Kalsel Perkuat Komitmen Lewat Pakta Integritas
Liputan24.Net – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) resmi memulai tahun anggaran 2026 dengan memperkuat komitmen profesionalisme aparatur. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Maklumat Pelayanan, Pakta Integritas, dan Perjanjian Kinerja di Aula Kantor Dinas PUPR Kalsel, Banjarbaru, Senin (12/1/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib ini diikuti oleh seluruh pejabat struktural, termasuk perwakilan Laboratorium Bahan Konstruksi dan Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula.
Dalam arahannya, Yasin menegaskan bahwa dokumen yang ditandatangani bukan sekadar formalitas administratif, melainkan instrumen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Penandatanganan ini bukan hanya simbol. Saya minta seluruh pejabat benar-benar memahami isinya agar menjadi komitmen nyata dalam bekerja dan memberikan pelayanan terbaik,” tegas Yasin.
Fokus Proyek Raksasa: Jembatan Pulau Laut hingga Stadion Internasional
Penandatanganan komitmen tahun ini menjadi sangat krusial mengingat Dinas PUPR Kalsel tengah mengawal sejumlah proyek infrastruktur skala besar. Yasin menyebutkan beberapa program prioritas strategis yang menjadi fokus utama di tahun 2026, di antaranya:
- Pembangunan Jembatan Pulau Laut yang menghubungkan daratan Kalimantan dengan Pulau Laut.
- Pembangunan Stadion Bertaraf Internasional.
- Pembangunan Jalan Lingkar Tengah Pulau Laut.
Menurut Yasin, deretan proyek prestisius tersebut menuntut sinergi lintas bidang dan kinerja yang optimal agar seluruh target dapat tercapai tepat waktu.
“Harapannya, seluruh program dapat terlaksana dengan lancar dan selesai sesuai jadwal. Pemanfaatan anggaran harus maksimal dan yang terpenting, hasilnya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” pungkasnya.
Melalui penguatan integritas ini, Dinas PUPR Kalsel menargetkan peningkatan nilai kinerja organisasi sekaligus menjamin setiap proyek fisik di lapangan memiliki kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan.






Tinggalkan Balasan