Banjarbaru, Liputan24.Net – Pemerintah Kota Banjarbaru mempertegas komitmen menjadikan ekonomi kreatif sebagai pilar pertumbuhan daerah melalui pelantikan Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kota Banjarbaru periode 2026-2030.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, di Aula Gawi Seberataan, Kamis (22/1/2026). Langkah strategis ini bertujuan membangun ekosistem kreatif yang terstruktur dan kolaboratif, dengan lokus pengembangan utama di Kecamatan Liang Anggang dan Kecamatan Cempaka.

Wali Kota Lisa berharap pengurus KEK mampu menjadi motor penggerak berbagai sektor, mulai dari UMKM, kriya, kuliner, seni pertunjukan, hingga inovasi digital berbasis komunitas.

“Kami percaya saudara mampu menjadi mesin penggerak inovasi ekonomi kreatif di Banjarbaru. Segera jalankan peran sebagai akselerator yang menjembatani pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan komunitas,” ujar Lisa.

Ia menekankan pentingnya memfasilitasi pelaku kreatif lokal agar “naik kelas”, baik dari aspek kualitas produk, pengemasan, hingga akses permodalan. Selain itu, potensi lokal unik harus dikembangkan sebagai identitas daerah yang kompetitif.

Terkait pencanangan Kelurahan Kreatif, Lisa meminta pihak terkait saling bersinergi mengembangkan potensi wilayah masing-masing yang bernilai ekonomi.

“Pelantikan ini adalah simbol bahwa pembangunan kota tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada sumber daya manusia dan kreativitas masyarakat,” tambahnya.

Melalui KEK, Pemkot Banjarbaru optimistis dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat citra kota yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.