Liputan 24.net— Banjarbaru. Warga Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di sungai kawasan Pengayuan, tepatnya di Jalan Jurusan Pelaihari RT 002 RW 001, Minggu (25/1/2026) sore.

Kapolsek Liang Anggang, Kompol Imam Suryana, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia mengatakan, laporan diterima pihak kepolisian sekitar pukul 17.00 Wita dari warga setempat.

“Benar, kami menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan sesosok mayat mengapung di sungai. Setelah menerima informasi, anggota Polsek Liang Anggang bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Banjarbaru langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan evakuasi,” terangnya.

Menurutnya, korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup dengan posisi wajah menghadap ke bawah air. Lokasi penemuan berada cukup jauh dari jalan raya, sekitar dua kilometer ke tengah sungai, dan hanya bisa dijangkau menggunakan perahu kecil.

“Korban saat ditemukan mengenakan celana panjang kain warna cokelat dan kaos warna biru. Kondisi tubuh sudah mengalami pembusukan sehingga identitas belum dapat dikenali,” jelasnya.

Imam menambahkan, dari hasil pemeriksaan awal dan visum sementara di RS Idaman Banjarbaru, petugas belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Upaya identifikasi menggunakan metode Inafis juga belum membuahkan hasil.

“Untuk sementara korban masih berstatus Mr. X. Kami akan melakukan langkah lanjutan dengan menyarankan otopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian, sekaligus terus berupaya mengungkap identitas korban,” tambahnya.

Sejumlah barang turut ditemukan bersama korban, di antaranya gunting, mancis (korek api) serta uang tunai dengan total Rp22 ribu. Seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengetahui informasi terkait korban agar segera melapor ke Polsek Liang Anggang atau Polres Banjarbaru.