Liputan 24.net — Martapura.BedukSebanyak 21 peserta dipastikan akan bersaing dalam Festival Becatuk Dauh 2026 yang digelar oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar.

Kepastian tersebut disampaikan usai pelaksanaan Technical Meeting (TM) yang berlangsung di aula Disbudporapar Banjar, Kamis (06/02/2026) pagi.

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar Banjar, M Syahid melalui Kepala Seksi (Kasi) Sejarah dan Nilai Tradisional, Fahriyadi mengatakan, seluruh peserta yang terdaftar secara online hadir dalam technical meeting dan telah menyelesaikan kewajiban administrasi, termasuk penyerahan uang jaminan kepesertaan.

“Alhamdulillah, technical meeting hari ini berjalan lancar. Peserta yang terdaftar semuanya hadir dan sudah menyerahkan uang jaminan untuk tampil di babak penyisihan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, jumlah peserta tahun ini mengalami penurunan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya. Menurutnya, hal tersebut bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk penerapan sistem uang jaminan maupun adanya kegiatan lain yang membuat sebagian peserta memilih mengundurkan diri.

“Kalau dibandingkan tahun kemarin memang ada penurunan. Bisa jadi karena faktor uang jaminan atau alasan lain dari peserta. Tapi harapannya, dengan jumlah yang ada sekarang, semuanya bisa tampil maksimal di hari pelaksanaan,” jelasnya.

Dengan jumlah peserta sebanyak 21 orang, panitia memutuskan pelaksanaan babak penyisihan dilakukan selama dua hari, yakni pada 10–11 Februari 2026.

Kegiatan akan dimulai pukul 09.00 Wita, khusus hari pertama diawali dengan pembukaan sehingga penampilan peserta diperkirakan dimulai sekitar satu jam setelahnya.

Untuk pembagian penampilan, sebanyak 10 peserta akan tampil pada hari pertama, sementara 11 peserta lainnya dijadwalkan tampil pada hari kedua. Di hari kedua tersebut, panitia juga akan langsung mengumumkan peserta yang lolos ke babak grand final.

“Dari hasil penyisihan nanti akan dipilih sembilan finalis. Mereka yang masuk grand final akan kembali bersaing untuk penentuan juara,” tambahnya.

Sementara itu, jadwal pelaksanaan grand final masih menunggu persetujuan pimpinan daerah. Panitia telah menyiapkan sejumlah opsi waktu pelaksanaan, yakni pada malam ke-15 atau malam ke-21 di bulan Ramadhan, dengan menyesuaikan agenda serta keputusan Bupati Banjar.

Festival Becatuk Dauh 2026 tetap dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ratu Zalecha, Martapura, dan diharapkan menjadi ajang kompetisi seni yang meriah sekaligus wadah pelestarian budaya Banjar.