Bupati Beserta Rombongan Diterima Menteri Sosial Untuk Bahas Sekolah Rakyat
Liputan24.net— Jakarta. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong melakukan kunjungan ke Kantor Pusat Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (05/02/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka audiensi dengan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, guna membahas percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Bumi Saraba Kawa sebagai strategi penanggulangan kemiskinan.
Rombongan Pemkab Tabalong dipimpin Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani, didampingi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DSP3AP2KB) Tabalong Syam’ani, serta perwakilan DPRD Tabalong.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa pelaksanaan program Kementerian Sosial berlandaskan amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 34 ayat (1) yang menyatakan fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.
Amanat konstitusi tersebut kemudian diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin yang menegaskan pentingnya penanganan secara terarah, terpadu, dan berkelanjutan.
Selain itu, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial juga menegaskan kewajiban negara dalam memberikan pelayanan kepada warga yang memiliki kehidupan tidak layak secara kemanusiaan, melalui perlindungan dan jaminan sosial, rehabilitasi sosial, serta pemberdayaan sosial.
“Penyelenggaraan rehabilitasi sosial yang menjadi bagian dari mandat strategis Presiden saat ini diwujudkan melalui Program Sekolah Rakyat,” jelas Menteri Sosial.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani menyampaikan bahwa Pemkab Tabalong telah membangun sinergi antara program Kemensos RI dengan program prioritas daerah, yakni Tabalong Smart.
“Alhamdulillah, apa yang disampaikan Bapak Menteri sangat sejalan dengan program kami, khususnya dalam memastikan tidak ada anak yang putus sekolah,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkab Tabalong telah menyalurkan beasiswa bagi siswa dari keluarga kurang mampu mulai jenjang SD dan SMP, serta menjalankan program 1.000 Beasiswa Sarjana.
Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dan saling menguatkan dengan arah kebijakan Kementerian Sosial RI.
Bupati Tabalong juga berharap pembangunan Sekolah Rakyat di daerahnya dapat segera direalisasikan. Lokasi pembangunan telah disiapkan di kawasan strategis di pusat kota, sehingga mendukung aksesibilitas dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan.
“Kami berharap Sekolah Rakyat di Kabupaten Tabalong dapat dibangun dan mulai dilaksanakan pada tahun 2026, agar anak-anak di Tabalong segera merasakan manfaat program unggulan Kementerian Sosial ini,” harapnya.
Sementara itu, Kepala DSP3AP2KB Tabalong Syam’ani menambahkan, Sekolah Rakyat menjadi isu prioritas karena pendidikan merupakan kunci utama dalam memutus mata rantai kemiskinan ekstrem.
Berdasarkan hasil kajian, rendahnya tingkat pendidikan kepala keluarga menjadi salah satu faktor penyebab kemiskinan.





Tinggalkan Balasan