Senyum Sumringah Pegawai Non ASN, Terima THR dari Pemko Banjarbaru
Liputan 24.net—Banjarbaru. Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) oleh Pemerintah Kota Banjarbaru disambut penuh rasa syukur oleh para penerima, khususnya dari kalangan PPPK paruh waktu dan Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLOP) yang merasakan langsung manfaatnya menjelang Hari Raya Idulfitri.
Stephana dan Aldieno Saputra pegawai P3K paruh waktu yang bertugas di Bagian Staf Lobi Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru menyampaikan bahwa THR yang mereka terima sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan lebaran.
“Alhamdulillah THR kami sudah cair dengan nilai Rp 750.000 Ini sangat membantu untuk kebutuhan menjelang lebaran. Kami benar-benar merasakan manfaatnya,” ungkap keduanya.
Mereka juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Banjarbaru serta Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby atas perhatian yang diberikan kepada tenaga PPPK paruh waktu.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Banjarbaru dan Ibu Wali Kota yang telah memperhatikan kami. Ini pertama kalinya kami bekerja dapat THR. Semoga kebijakan seperti ini terus berlanjut ke depannya,” tambah mereka.
Lebih lanjut, keduanya berharap ke depan pemberian THR dapat terus diberikan secara konsisten bahkan ditingkatkan.
“Harapan kami, semoga tahun depan kami masih bisa menerima THR seperti ini, bahkan kalau bisa nilainya dapat ditingkatkan. Ini tentu akan sangat membantu kami sebagai pegawai paruh waktu,” harap mereka.
Hal senada juga disampaikan Noor Nazwa sebagai PJLOP dari Bagian Umum Setdako Banjarbaru. Ia mengaku bersyukur karena THR telah diterima tepat waktu dan sangat berarti bagi dirinya.
“Alhamdulillah THR sudah saya terima Rp 500.000 , ini juga sangat membantu disaat yang tepat seperti ini dan ini baru pertama saya bekerja dua tahun. Ini sebagai tahun pertama saya dapat THR. THR nya ini mau saya tabung,” ucapnya.
Ia pun turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Banjarbaru dan Wali Kota atas kebijakan tersebut.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Banjarbaru dan Ibu Wali Kota atas perhatian ini. Kami merasa sangat terbantu dan diperhatikan,” katanya.
Noor Nazwa juga berharap agar ke depan terus berlanjut dan semakin ditingkatkan.
“Semoga ke depan THR ini tetap ada untuk kami dan kalau memungkinkan bisa lebih ditingkatkan lagi, sehingga manfaatnya bisa lebih dirasakan oleh para pegawai,” harapnya.
Pencairan THR ini tidak hanya menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada para pegawai, tetapi juga diharapkan mampu menambah kebahagiaan serta membantu meringankan beban ekonomi para penerima dalam menyambut Hari Raya Idulfitri bersama keluarga.





Tinggalkan Balasan