Liputan24.Net—Tabalong. Pemerintah Kabupaten Tabalong mendapat kesempatan beraudiensi dan berdiskusi tentang Program Tabalong Smart, mencetak 15 ribu tenaga terampil dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia di Jakarta pada Kanis, 22 Januari 2026.
Kegiatan audiensi itu, disambut langsung oleh Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker), Afriansyah Noor, Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Ismail Pataya dan para petinggi Kemenaker lainnya.
“Kebetulan kami sudah berdiskusi panjang, hampir satu jam. Bagaimana kami dengan Pemerintahan Kabupaten Tabalong ini bisa menciptakan fondasi, kolaborasi di bidang ketenagakerjaan,” kata Afriansyah Noor.
Tadi, sambungnya lagi, telah dibicarakan soal pelatihan, pengawasan. Kemudian soal bagaimana upaya peningkatan kompetensi masyarakat yang ada di Tabalong.
“Dengan ini, kita akan berkolaborasi dengan baik dan ke depan tentunya kami dari Kemenaker siap kolaborasi dengan baik. Sukses untuk pemerintah Tabalong, sukses untuk Indoneaia. Salam merah putih,” ujar Afriansyah.
Buoati Tabalong, HM Noor Rifani mengucapkan terima kasih atas sambutan Wamenaker, Dirjen dan semua jajaran. “Kami tentunya berharap kolaborasi dengan Kemenaker dapat berjalan. Karena ketenagakerjaan di Kabupaten Tabalong, merupakan program prioritas kami,” kata Haji Fani, sapaan akrab Bupati.
Program Tabalong Smart, dikatakan Haji Fani, satu di antaranya memprioritaskan mencetak 15 ribu tenaga terampil. Program tersebut nantinya akan membuat tenaga kerja menjadi mandiri dan menjadi pemain di Kabupaten Tabalong.
Hadir mendampingi Bupati Tabalong pada audiensi dan diskusi di Kemenaker, Ketua DPRD Tabalong, H Riza Fahlipi SM MM, Wakil Buoati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong, Hadi Ismanto.