Polres Banjarbaru Dukung Ketahanan Pangan Dengan Mafaatkan Lahan 1,5 Hektar
Liputan 24. net —Banjarbaru. Guna mendukung program ketahanan pangan nasional, Polres Banjarbaru melakukan aksi nyata dengan menyulap lahan tidur menjadi lahan produktif. Bekerja sama dengan pemerintah setempat dan kelompok tani, jajaran Polres Banjarbaru melaksanakan penanaman jagung perdana di Kelurahan Cempaka, Banjarbaru.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program penanaman serentak yang diinisiasi oleh Mabes Polri dan diikuti oleh jajaran Polda hingga Polres di seluruh Indonesia.
Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda menyampaikan bahwa kegiatan ini melibatkan berbagai stakeholder, mulai dari Camat, Lurah, hingga kelompok tani setempat. Lahan yang digunakan merupakan milik masyarakat seluas kurang lebih 1,5 hektar yang sebelumnya tidak terkelola kemudian digarap bersama Polsek Beruntung Baru.
“Ini tadi disampaikan oleh masyarakat bahwasanya ini lahan tidur yang tidak dikelola. Makanya kami bekerja sama dengan pihak masyarakat, lahan ini kita bersihkan sehingga bisa menjadi lahan produktif,” ujar Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda di sela kegiatan penanaman.
Pihak kepolisian tidak hanya sekadar menanam, tetapi juga berkomitmen melakukan pendampingan bersama Dinas Pertanian untuk memastikan perawatan tanaman jagung berjalan optimal hingga masa panen tiba. Terkait potensi hasil, kapolres optimis lahan tersebut dapat menghasilkan komoditas yang melimpah.
“Target panen per hektar itu 3 sampai 4 ton. Tapi kalau seandainya pengolahan lahan dan pemupukannya bagus, bisa lebih. Bisa sampai 6 ataupun 7 ton,” tambahnya.
Senada dengan pihak kepolisian, perwakilan pemerintahan kecamaran setempat juga menyambut baik kolaborasi ini. Pihak kecamatan berencana akan menginventarisir kembali lahan-lahan tidur lainnya untuk menambah luas area tanam jagung pipil di bulan-bulan mendatang.
“Kami berharap masyarakat di Kelurahan Cempaka, khususnya masyarakat trans, dapat mendukung penuh program ini agar ketahanan pangan kita semakin kuat,” ungkap Camat Cempaka, Hendrawan Maulana.
Dengan adanya kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah, dan petani, diharapkan pemanfaatan lahan tidur ini dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar sekaligus menjaga stabilitas pangan di wilayah Kota Banjarbaru.





Tinggalkan Balasan