Liputan24.net — Jakarta. Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak mengalami kenaikan pada 1 April 2026. Kepastian ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi untuk meredam kekhawatiran masyarakat.

Prasetyo menegaskan, hingga saat ini Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga, baik untuk BBM subsidi maupun non-subsidi.

“Pertamina menyatakan belum akan melakukan penyesuaian harga, baik untuk BBM subsidi maupun non-subsidi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (31/3/2026).

Ia juga menekankan bahwa Presiden Prabowo Subianto selalu mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan, termasuk terkait harga energi.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, menyusul isu kenaikan harga yang sempat beredar.

“Tidak perlu resah, karena ketersediaan BBM kami jamin aman,” tegas Prasetyo.

Menurutnya, stok BBM nasional dalam kondisi cukup dan terjaga, sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat untuk khawatir ataupun melakukan pembelian berlebihan.

Dengan jaminan tersebut, pemerintah memastikan bahwa harga BBM tetap stabil dan belum ada rencana penyesuaian dalam waktu dekat.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga di tengah dinamika global. (Liputan24.net/Fhm)