Liputan24.Net, Banjarbaru — Pemerintah Kota Banjarbaru meluncurkan Kompetisi QRIS Pajak dan Retribusi Daerah Kota Banjarbaru Tahun 2026 di Lapangan Taman Van Der Pijl, Sabtu (25/7/2026). Melalui program ini, masyarakat yang membayar pajak dan retribusi secara nontunai berkesempatan memenangkan beragam hadiah, mulai dari emas hingga paket umrah.

Program hasil kolaborasi Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Banjarbaru, Bank Indonesia Perwakilan Kalsel, dan Bank Kalsel ini dirancang untuk mempercepat digitalisasi layanan publik sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, yang hadir mewakili Wali Kota, menegaskan bahwa kompetisi ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam membangun budaya transaksi digital yang aman dan transparan.

“Melalui kompetisi ini, kami ingin mendorong masyarakat agar semakin terbiasa membayar pajak dan retribusi secara digital. Pembayaran menjadi lebih praktis, aman, dan nyaman, sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan yang semakin modern,” ujar Sirajoni.

Kompetisi ini berlangsung mulai 1 Juli hingga 30 November 2026 dan terbuka bagi wajib pajak PBB-P2, juru parkir, merchant, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Banjarbaru.

Setiap transaksi pajak atau retribusi menggunakan QRIS akan dikonversi menjadi kupon undian elektronik. Hadiah yang disiapkan meliputi emas 1 gram setiap bulan, grand prize untuk empat kategori peserta, serta hadiah utama berupa satu paket umrah eksklusif.

Sirajoni menambahkan, kebiasaan transaksi digital ini juga menyokong prestasi Banjarbaru yang sebelumnya berhasil menyabet penghargaan Transformasi Digital Terbaik pada High Level Meeting TP2DD Kalimantan Selatan 2026.

Ia pun mengingatkan bahwa kontribusi masyarakat melalui pajak akan dikembalikan dalam bentuk pembangunan fasilitas publik, jalan, serta layanan kesehatan dan pendidikan.