Dua RT Kesulitan Air Bersih, Pemdes Mandiangin Barat Bergerak Penuhi Kebutuhan Warga
Liputan24.Net – Kabupaten Banjar, Kekeringan akibat musim kemarau mulai berdampak pada sebagian warga Desa Mandiangin Barat, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar. Pemerintah Desa Mandiangin Barat bersama Brigade Pemadam Kebakaran (BPK) Mandiangin telah melakukan suplai air bersih selama sekitar dua pekan.
Kepala Desa Mandiangin Barat, Rustam mengatakan, dampak kekeringan saat ini dirasakan warga di RT 01 dan RT 04. Sementara RT lainnya masih memiliki ketersediaan air.
“Untuk saat ini tidak semua RT terdampak. Yang mengalami kesulitan air bersih ada di RT 01 dan RT 04,” ujar Rustam.
Di RT 01, sumber air dari sumur bor tidak lagi mencukupi karena mengalami kekeringan. Sedangkan di RT 04, sumber air Pamsimas belum dapat digunakan secara optimal karena sedang dilakukan perbaikan dan pergantian pipa induk.

Suplai air bersih diperoleh dari Perusahaan Air Minum Bandangan Tirta Agung dan sumur bor Tahura Sultan Adam Mandiangin. Air kemudian diangkut menggunakan mobil pikap dengan kapasitas tandon sekitar 1.200 liter untuk didistribusikan kepada warga.
Selain pemerintah desa dan BPK Mandiangin, bantuan suplai air juga dilakukan BPBD Kabupaten Banjar dan Manggala Agni Daops Banjar Kalimantan V.
Rustam mengimbau warga yang menerima distribusi air agar menggunakannya secara tertib dan bijak, mengingat kondisi kemarau masih berlangsung.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan air bersih seperlunya, tertib dalam pembagian dan tidak boros. Kita sama-sama menjaga ketersediaan air karena kondisi kemarau masih berlangsung,” katanya.
Ia berharap kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama musim kemarau, sembari menunggu sumber air kembali normal dan perbaikan jaringan Pamsimas di RT 04 selesai. (Liputan24.Net/Fhm)





Tinggalkan Balasan