Inovator Daerah dan Pengabdi ASN Diapresiasi Pemkab Banjar di Hari Kesaktian Pancasila
Liputan24.net – Kabupaten Banjar. Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Kabupaten Banjar dirangkai dengan penyerahan Satyalancana Karya Satya kepada sejumlah PNS serta penghargaan Kompetisi Inovasi INTAN BANJAR 2026.
Upacara digelar di Halaman Kantor Bupati Banjar, Martapura, Kamis (1/10/2026), dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar H Yudi Andrea sebagai inspektur. Kegiatan mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, para asisten, kepala perangkat daerah, direktur perusahaan daerah, jajaran TNI-Polri serta pelajar.
Usai upacara, Satyalancana Karya Satya diserahkan kepada PNS yang telah mengabdi selama 10, 20 dan 30 tahun. Penghargaan tersebut disebut sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian ASN dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
“Untuk ASN yang mendapatkan Satyalancana merupakan bentuk penghargaan kepada seluruh ASN abdi negara yang telah melaksanakan tugasnya selama 10, 20 dan 30 tahun agar tetap semangat mengabdi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Yudi.
Pada kesempatan yang sama, Pemkab Banjar juga memberikan penghargaan kepada pemenang Kompetisi Inovasi INTAN BANJAR 2026.
Kategori ASN/SKPD diraih oleh sebagai berikut:
Juara I diraih Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan melalui inovasi INTAN SIKAPAYU (Inovasi Tangguh Sinergis Kampung Papuyu), yang diinisiasi Bandi Chairullah. Hadiahnya berupa plakat, sertifikat, uang pembinaan Rp10 juta, serta tambahan TPP 50 persen selama satu bulan.
Juara II diraih Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melalui inovasi DESAKU PELANDUK MANIS (Pelayanan Administrasi Kependudukan di Desa) oleh Hayatun Nupus. Pemenang memperoleh Rp8 juta dan tambahan TPP 50 persen selama satu bulan.
Juara III diraih RSUD Ratu Zalecha melalui inovasi LAKASI RAZA (Layanan Penanganan Kusta Terintegrasi RSUD Ratu Zalecha) oleh dr. Eka Listyrini. Hadiah berupa uang pembinaan Rp6 juta dan tambahan TPP 50 persen selama satu bulan.
Sementara itu, pemenang kategori umum/masyarakat diraih oleh, sebagai berikut:
Juara I: Pajrul Ripani melalui inovasi DESA BANGKIT, bidang pariwisata, dengan hadiah Rp5 juta.
Juara II: Tien Zubaidah melalui inovasi SABANA GEN_3 (Sistem Penyediaan Air Bersih Berbasis Filtrasi) bidang kesehatan, dengan hadiah Rp3,5 juta.
Juara III: Aida Mayasari melalui inovasi GROWNEST (Media Semai Tanam Langsung Berbasis Jerami Padi) bidang kehutanan dan lingkungan hidup, dengan hadiah Rp2 juta.
Harapan I: Miftah Sabila Azra melalui GARIS KARSA (Pemanfaatan Limbah Organik Menjadi Produk Bernilai) dengan hadiah Rp1 juta.
Harapan II: Tini/Siti Nurul Hidayah melalui BAMBULOOGY ECO KOMPO (Mini Kompo Berbasis Anyaman Bambu dan Limbah Plastik Keras) dengan hadiah Rp750 ribu.
Yudi Andrea mengatakan, penghargaan INTAN BANJAR menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap inovasi yang lahir dari perangkat daerah maupun masyarakat.
“Ini salah satu bentuk apresiasi Pemkab Banjar terhadap para inovator baik dari SKPD, perorangan dan masyarakat. Diharapkan akan selalu tumbuh inovasi-inovasi baru dalam menyelesaikan permasalahan dan mendukung pelayanan di Pemkab Banjar,” pungkasnya. (MCBanjar/Liputan24.net/Fhm)





Tinggalkan Balasan