Tabalong, Liputan24.Net – Pemerintah Kabupaten Tabalong mempererat sinergi dengan PT Pertamina EP Tanjung Field melalui agenda sahur bersama di Hotel Aston Tanjung, Kamis (5/3/2026). Pertemuan ini menjadi ajang evaluasi capaian produksi migas sekaligus penyelarasan program Corporate Social Responsibility (CSR) agar lebih tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani (Haji Fani), meminta PT Pertamina meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam merumuskan program CSR. Langkah ini bertujuan agar penyaluran bantuan sejalan dengan program prioritas Tabalong SMaRT dan menghindari tumpang tindih (overlapping) di lapangan.

“Kami ingin program CSR Pertamina mendapat dukungan langsung dari program prioritas daerah. Koordinasi penting agar tidak terjadi overlapping bantuan; jangan sampai satu objek dibantu oleh perusahaan sekaligus oleh pemerintah. Kita ingin sinergi ini maksimal untuk masyarakat,” tegas Haji Fani.

Di sisi lain, manajemen Pertamina memaparkan kinerja positif operasional mereka. Field Manager Pertamina EP Tanjung Field, Charlie Parmanongan Nainggolan, mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, Pertamina Tanjung berhasil melampaui target produksi yang ditetapkan SKK Migas dengan pencapaian 106 persen.

“Di tengah tantangan penurunan harga minyak global, Pertamina Tanjung menjadi satu-satunya unit di Zona 9 yang mampu membukukan revenue positif,” jelas Charlie.

Senada dengan hal tersebut, Head of Communication Relation & CID Zona 9 PT Pertamina, Dharma Saputra, menjelaskan bahwa tren kenaikan produksi ini membuka peluang bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas program pemberdayaan masyarakat.

“Jika produksi meningkat, tentu program CSR dan pelibatan masyarakat bisa dijalankan dengan lebih berkualitas, tentunya dengan dukungan kebijakan daerah,” kata Dharma.

Melalui kolaborasi ini, Pemkab Tabalong dan Pertamina berharap sektor migas tidak hanya menjadi mesin pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Sarabakawa.