Pemkab Banjar Alokasikan Rp5,2 Miliar Bangun Jalan Penghubung Tiga Desa di Karang Intan
Martapura, Liputan24.Net – Pemerintah Kabupaten Banjar mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,2 miliar untuk merekonstruksi ruas jalan yang menghubungkan Desa Labuan Tabu, Desa Lok Tangga, dan Desa Sungai Besar di Kecamatan Karang Intan.
Pembangunan melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar itu menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat di wilayah pedesaan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, Jimmy, mengatakan ruas jalan tersebut merupakan akses strategis yang digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas, seperti bekerja, bersekolah, berobat, hingga mengangkut hasil pertanian dan perkebunan.
“Ruas jalan ini menjadi jalur penghubung utama masyarakat. Karena itu, peningkatan kualitas infrastrukturnya menjadi perhatian agar akses transportasi semakin baik, aman, dan nyaman,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pekerjaan rekonstruksi dilaksanakan sesuai standar teknis yang berlaku agar menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan memiliki umur layanan yang panjang.
Menurut Jimmy, seluruh tahapan pekerjaan dilakukan berdasarkan metode pelaksanaan yang telah direncanakan sehingga proses konstruksi dapat berjalan secara efektif dan sesuai target.
Proyek tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp5.218.354.739 dan dikerjakan oleh CV Intan Sari dengan pengawasan CV Qonita Engineering. Pekerjaan ditargetkan rampung dalam waktu 120 hari kalender.
Pemerintah Kabupaten Banjar berharap pembangunan jalan ini dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta mendukung pemerataan pembangunan di Kecamatan Karang Intan.
Selama proses pekerjaan berlangsung, masyarakat diimbau berhati-hati saat melintasi lokasi proyek.
“Kami mengimbau pengguna jalan agar berhati-hati saat melintas. Jika memungkinkan, gunakan jalur alternatif untuk menghindari kepadatan lalu lintas sekaligus mendukung kelancaran pekerjaan,” kata Jimmy.
Pemerintah Kabupaten Banjar juga menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. Meski menimbulkan ketidaknyamanan sementara, proyek tersebut diharapkan memberikan manfaat jangka panjang melalui akses transportasi yang lebih baik, peningkatan aktivitas ekonomi, serta kemudahan pelayanan publik bagi masyarakat.





Tinggalkan Balasan