Tertibkan Estetika Kota, Pemko Banjarbaru Desak Provider Pindahkan Kabel Fiber Optik ke Bawah Tanah
Liputan24.Net, Banjarbaru — Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru mempercepat penataan jaringan kabel fiber optik yang semrawut di sejumlah ruas jalan utama. Langkah ini diambil untuk menjaga estetika kota sekaligus mengeliminasi risiko keselamatan bagi pengguna jalan.
Sebagai proyek percontohan, penataan awal difokuskan di Jalan Panglima Batur, tepatnya di depan SMP Negeri 2 Banjarbaru. Di titik tersebut, kabel udara milik PT Telkom dan Fiberstar telah berhasil dipindahkan ke jaringan ducting bawah tanah.
Kendati demikian, pemandangan kabel menjuntai belum sepenuhnya hilang lantaran sejumlah penyedia layanan telekomunikasi (provider) lain belum memindahkan fasilitas milik mereka.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Banjarbaru, Muhammad Agus Adrian, menyatakan pihaknya telah merampungkan inventarisasi bentangan kabel dan melayangkan surat ke para pemilik jaringan.
“Kami telah mendata seluruh permasalahan serta melakukan inventarisasi kabel udara di sepanjang Jalan Panglima Batur. Diskominfo juga sudah menyurati para provider agar segera memindahkan kabelnya ke ducting bawah tanah di depan SMP Negeri 2 Banjarbaru,” ujar Agus, Selasa (21/7/2026).
Di balik upaya penertiban ini, Agus membeberkan adanya hambatan regulasi di tingkat nasional. Meski Pemko telah mengantongi Perda Nomor 2 Tahun 2022 dan Perwali Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Jaringan Utilitas Terpadu, aturan teknis spesifik dari pemerintah pusat hingga kini belum diterbitkan.
Ketiadaan direktorat khusus di kementerian terkait yang membidangi penataan jaringan fiber optik daerah juga menjadi tantangan dalam koordinasi lintas sektor.
Pemko Banjarbaru berharap pemerintah pusat segera menerbitkan pedoman teknis nasional agar penataan utilitas digital di daerah dapat berjalan lebih tegas, seragam, dan terintegrasi.





Tinggalkan Balasan