Liputan24.Net, Banjarbaru — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) merampungkan pembangunan 40 unit tangki septik yang tersebar di lima kabupaten sepanjang 2026. Seluruh fasilitas sanitasi tersebut telah melalui proses serah terima pekerjaan (Provisional Hand Over/PHO) dan resmi difungsikan oleh masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, M. Yasin Toyib, melalui Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Permukiman dan Air Minum, Angga Rinaldi Rizal, menyampaikan bahwa program ini menyasar Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Balangan, Tapin, Barito Kuala, dan Banjar.

“Pembangunan di lima kabupaten tahun ini sudah terlaksana seluruhnya dan selesai PHO. Masing-masing daerah mendapatkan alokasi delapan unit,” ujar Angga di Banjarbaru, Selasa (22/9/2026).

Angga menjelaskan, intervensi infrastruktur ini bertujuan untuk mendorong capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang sanitasi di daerah. Bantuan dari Pemprov Kalsel diposisikan sebagai stimulan agar pemerintah kabupaten/kota terpacu memperluas pembangunan sanitasi layak secara mandiri.

“Konsep dari kami sifatnya stimulan. Harapannya, pemerintah kabupaten/kota dapat menduplikasi program yang dikerjakan oleh pemerintah provinsi ini,” jelasnya.

Terkait keberlanjutan program, Angga mengonfirmasi tidak ada alokasi tambahan pada APBD Perubahan 2026. Pembangunan serupa dijadwalkan kembali pada Tahun Anggaran 2027 dengan prioritas sasaran wilayah yang belum tersentuh bantuan.