Liputan24.net – Banjarbaru. Krisis air bersih yang dialami masyarakat di Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, belum sepenuhnya teratasi. Sejumlah warga bahkan mengaku telah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama sekitar lima bulan terakhir.

Kondisi tersebut mendorong jajaran Polsek Beruntung Baru, Polres Banjarbaru, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan, Selasa (6/10/2026).

Kapolsek Beruntung Baru IPDA Deden Apriyanto Lesmana mengatakan, distribusi air diprioritaskan bagi warga yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari maupun kebutuhan rumah tangga.

“Jadi kebetulan masyarakat sangat-sangat membutuhkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, kebutuhan rumah tangga dan sebagainya. Ini diprioritaskan di Kecamatan Beruntung Baru,” jelasnya.

Penyaluran diawali di Desa Halayung, kemudian dilanjutkan ke Desa Rumpiang dan Gambut Raya. Distribusi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak keterbatasan sumber air bersih.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan hasil koordinasi dan kolaborasi antara Polsek Beruntung Baru dengan BPBD Kabupaten Banjar. Sebelumnya, pihak kepolisian mengajukan permohonan bantuan air bersih kepada BPBD untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Bantuan air ini kami kolaborasi dengan BPBD Kabupaten Banjar. Kami mengajukan permohonan, kemudian beliau mau menyanggupi, akhirnya terjalinlah kerja sama ini untuk masyarakat,” ungkapnya.

Deden menegaskan, distribusi air bersih tidak berhenti pada kegiatan kali ini. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Banjar, khususnya BPBD, agar penyaluran dapat dilakukan secara berkelanjutan.

“Ini rutin. Kami sudah koordinasi dengan Kabupaten Banjar, khususnya BPBD. Setiap desa itu nantinya ke depannya seminggu dua kali akan mendapat distribusi air bersih dari Kabupaten Banjar,” tegasnya.

Ia berharap persoalan keterbatasan air bersih yang masih dirasakan masyarakat dapat segera teratasi. Selain kontinuitas distribusi, Deden juga berharap sarana dan prasarana pendukung dapat ditambah agar cakupan pelayanan semakin luas.

“Ke depannya masalah air ini cepat teratasi. Kemudian sarana prasarana yang ada bertambah untuk mencukupi semua kebutuhan distribusi air,” harapnya.

Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kabupaten Banjar yang telah merespons kebutuhan masyarakat dan bersedia berkolaborasi dalam penanganan persoalan air bersih.

“Saya atas nama Kapolsek Beruntung Baru dan Kepala Desa Halayung mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak BPBD yang sudah menyanggupi, sudah mensupport, sudah mau bekerja sama dengan kami dan masyarakat yang memerlukan,” ungkapnya.

Sementara itu, Muhammad Abduh yang mewakili warga Desa Muara Halayung mengatakan bantuan tersebut sangat membantu masyarakat. Ia menyebut warga setempat telah mengalami kesulitan memperoleh air bersih selama kurang lebih lima bulan.

“Kami berterima kasih dengan bantuan air bersih yang langsung diserahkan oleh Kapolsek Beruntung Baru melalui Polres Banjarbaru. Alhamdulillah warga kami sangat terbantu dengan adanya bantuan air bersih ini,” tuturnya.

Menurut Abduh, keterbatasan air bersih selama berbulan-bulan turut membebani ekonomi warga karena masyarakat harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air.

“Selama lima bulan terakhir kami memang kesulitan air bersih. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan biaya hidup kami untuk pembelian air bersih berikutnya,” ungkapnya.

Ia pun kembali mengapresiasi perhatian jajaran kepolisian dan pemerintah daerah yang turun langsung membantu masyarakat di tengah kondisi sulit tersebut.

“Atas bantuan ini, kami seluruh warga Desa Muara Halayung sekali lagi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolres Banjarbaru melalui Polsek Beruntung Baru atas bantuannya,” pungkasnya.