Tabalong, Liputan24.Net – Pasca mengantongi izin pinjam pakai dari Kementerian Keuangan, Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani (Haji Fani), meninjau langsung kondisi infrastruktur Bandar Udara Warukin, Sabtu (28/2/2026). Tinjauan ini merupakan langkah awal untuk memastikan kelayakan operasional bandara dalam waktu dekat.

Didampingi Ketua DPRD Tabalong Riza Pahlipi dan sejumlah kepala SKPD, Bupati memantau kondisi landasan pacu (runway) hingga fasilitas navigasi. Pengaktifan kembali bandara ini menjadi prioritas strategis setelah proses serah terima dari DJKN dan Pertamina rampung.

Fokus utama perbaikan meliputi pembersihan obstacle (penghambat) penerbangan seperti pepohonan dan rumput di sekitar landasan, serta pembenahan sistem navigasi Precision Approach Path Indicator (PAPI) demi menjamin keselamatan penerbangan.

“Kami segera merapikan area yang direkomendasikan Kementerian Perhubungan melalui SKPD terkait. Fasilitas Air Traffic Control (ATC), unit kendaraan pemadam kebakaran, hingga terminal juga akan dibenahi, termasuk memperbaiki titik-titik kebocoran dan penataan ruang agar lebih nyaman bagi penumpang,” ujar Haji Fani.

Selain infrastruktur fisik, Pemkab Tabalong kini tengah menunggu keputusan Menteri Perhubungan terkait perubahan status Warukin menjadi bandara umum.

Haji Fani menambahkan, pihaknya juga mulai menjajaki kerja sama dengan maskapai penerbangan untuk membuka rute potensial berdasarkan survei kepuasan masyarakat. Masalah keterjangkauan harga tiket turut menjadi perhatian serius agar kehadiran bandara benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Bumi Sarabakawa.

“Kami ingin konektivitas udara ini tidak hanya tersedia, tapi juga terjangkau bagi masyarakat Tabalong,” pungkasnya.