Liputan 24.net—Kotabaru. Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S. Sos gerak cepat mengerahkan alat berat untuk memperbaiki jalan rusak yang menghubungkan Desa Tanjung Harapan dengan Desa Labuan Mas, Kecamatan Pulau Laut Selatan, mempercepat akses lancar dan aman bagi masyarakat.

Langkah cepat tersebut dilakukan setelah Bupati mendapat laporan langsung dari warga melalui media sosial.

Bupati Muhammad Rusli, menunjukkan respon cepat terhadap aspirasi masyarakat dengan menggerahkan alat berat ke wilayah Desa Tanjung Harapan dan Desa Labuan Mas melalui Dinas PUPR menurunkan Motor Greader untuk meratakan dan merapikan tanah tumbuhan serta Compactor/Roller untuk memadatkan dan mestabilkan tanah.

Pantauan dilapangan, alat berat tersebut difokuskan untuk pengerasan dan perataan jalan agar akses antar desa kembali lancar dan aman dilalui kendaraan.

Pengerahan alat berat ini menjadi bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama disektor infrastruktur jalan yang menjadi penunjang utama aktivitas ekonomi dan sosial warga.

Kerja cepat Bupati tersebut mendapat respon positif dari berbagai pihak, salah satunya dari unggahan akun tiktok babehaldoaje135 yang sempat memviralkan jalan tersebut.

Dalam unggahan terbarunya, usai melihat kondisi terkini jalan yang sudah diperbaiki, babehaldoaje135 mengucapkan alhamdulillah.

“Alhamdulillah, atas respon cepat Bapak Bupati H. Muhammad Rusli, terimakasih pak, ucapnya sambil mengangkat tangan, tanda rasa hormat.

Selain itu, masyarakat sekitar juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru, khususnya kepada Bupati yang telah merespon cepat keluhan masyarakat.

Mereka berharap perhatian dan kepedulian seperti ini terus berlanjut demi pemerataan pembangunan diseluruh wilayah Kabupaten Kotabaru.

Sementara itu, selain melakukan perbaikian di jalan rusak yang sempat viral, Pemerintah Daerah melalui Sekretaris Daerah Kotabaru Eka Saprudin, yang dikutip dari Banjarmasinpos.co.id menyatakan, Pemerintah Daerah tidak tinggal diam dan memastikan bahwa penangganan jalan tersebut menjadi prioritas pelayanan publik.

“Langkah yang diambil Pemerintah merupakan kewajiban rutin dalam melayani masyarakat, bukan sekedar reaksi karena adanya video viral beredar,” terangnya.

Sekda juga telah mengintruksikan Dinas teknis terkait untuk melakukan langkah-langkah nyata, seperti memastikan segera dan memetakan titik kerusakan untuk dilakukan perbaikan, melalui program Intruksi Presiden (Inpres) percepatan pembangunan jalan daerah.

“Target konektivitas 2026, pengerjaan jalan lingkar Pulaulaut tuntas dan fungsional di 2026 ini, dari Tanjung Seloka hingga Berangas,” paparnya.