Desa Rantau Bujur Rutinkan Burdah Keliling, Pambakal Ajak Warga Lestarikan Tradisi Keagamaan
Liputan24.net – Kabupaten Banjar. Masyarakat Desa Rantau Bujur, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, kembali melaksanakan tradisi Burdah Keliling yang digelar setiap malam Rabu selama Bulan Safar dalam kalender Hijriah.
Kegiatan keagamaan tersebut diawali dan diakhiri di Masjid Nurul Huda dengan mengelilingi wilayah desa sambil melantunkan syair Burdah sebagai bentuk ikhtiar, doa, serta upaya mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Pada malam Rabu terakhir Bulan Safar, yang jatuh pada Selasa (11/8/2026) malam, rangkaian kegiatan akan ditambah dengan pembacaan Surah Yasin dan Doa Tolak Bala. Selain itu, panitia juga akan membagikan kupon undian kepada jamaah yang hadir. Kupon tersebut selanjutnya akan diundi bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.
Kegiatan dipimpin oleh Muhammad Riyadi selaku Sekretaris Desa Rantau Bujur yang juga merupakan Guru Madrasah Diniyah Riyadhus Sholihin Tingkat Wustho sekaligus Pengasuh TK/TPA BKPRMI Unit 195 Nurul Huda, Kecamatan Aranio.

Kepala Desa Rantau Bujur, Subliansyah, mengatakan kegiatan Burdah Keliling merupakan tradisi yang terus dipertahankan sebagai bagian dari syiar Islam sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan, memperkuat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat gotong royong di lingkungan desa.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk turut hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan hingga malam penutupan Bulan Safar agar tradisi keagamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun tetap lestari serta membawa keberkahan bagi seluruh warga Desa Rantau Bujur,” ajaknya. (Liputan24.net/DesaRantauBujur/Fhm)





Tinggalkan Balasan