Liputan24.Net, Martapura – Suasana haru dan bangga menyelimuti Alun-Alun Ratu Zalecha Martapura, Kabupaten Banjar, saat Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026) sore.

Rangkaian prosesi yang berlangsung khidmat dan tertib tersebut mengakhiri seluruh agenda utama peringatan hari kemerdekaan di Kabupaten Banjar.

Kebanggaan Orang Tua Anggota Paskibraka

Momen tersebut terasa istimewa bagi para orang tua anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang menyaksikan putra-putrinya menuntaskan tugas pengibaran dan penurunan bendera tanpa cela.

Rasa haru salah satunya diungkapkan H Zarkani (54), ayah dari Rafika Nuraini, siswi SMKN 1 Simpang Empat. Bersama sang istri, ia mengaku bangga melihat kerja keras seluruh anggota Paskibraka.

“Saya terharu dan bangga melihat anak saya dan teman-temannya menjalankan tugas dengan baik, sejak pagi hingga sore. Perjuangannya luar biasa,” ujar Zarkani.

Ia menceritakan, putrinya memiliki tekad kuat sejak awal seleksi untuk terpilih menjadi Paskibraka Kabupaten Banjar. “Alhamdulillah, tugas pagi dan sore sukses tanpa cela. Saya sangat puas dan berterima kasih kepada para pelatih serta seluruh pihak yang mendukung,” tambahnya.

Jalannya Upacara dan Apresiasi Kapolres

Upacara penurunan bendera dipimpin oleh Kapolres Banjar AKBP Fadli selaku Inspektur Upacara. Rangkaian acara diikuti unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta warga yang memadati kawasan alun-alun.

Suasana hening tercipta saat Paskibraka secara perlahan menurunkan dan melipat Sang Merah Putih dengan penuh penghormatan.

Usai upacara, AKBP Fadli menyampaikan apresiasinya atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan serta tingginya partisipasi masyarakat.

“Penurunan bendera Merah Putih hari ini berjalan aman, tertib, dan sukses. Tidak ada hal yang mengurangi kekhidmatan upacara,” kata AKBP Fadli.

Ia menilai, tingginya antusiasme warga yang hadir mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dan rasa nasionalisme di tengah masyarakat Kabupaten Banjar. “Wajib bangga karena kita sudah merdeka. Semoga bangsa ini semakin maju dan aman,” tuturnya.