Banjarbaru, Liputan24.Net – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan peningkatan kapasitas bagi Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) Bidang Sanitasi di Banjarbaru, Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi fasilitator agar program sanitasi di masyarakat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan tepat sasaran.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, melalui Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan dan Air Minum, Angga Rinaldi Rizal, menyatakan bahwa pembangunan sektor sanitasi merupakan aspek krusial dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.

Menurut Angga, penyediaan sarana fisik harus dibarengi dengan edukasi untuk mengubah perilaku masyarakat menuju pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Keberhasilan pembangunan sanitasi memerlukan keterlibatan berbagai pihak secara terpadu dan berkelanjutan. Di sinilah tenaga fasilitator lapangan memegang peran strategis sebagai ujung tombak program,” ujar Angga.

Angga menekankan bahwa tantangan di lapangan yang terus berkembang menuntut para fasilitator untuk terus memperbarui kemampuan mereka. Sebagai pendamping yang bersentuhan langsung dengan warga, TFL dituntut mampu mengawal program dari proses pemberdayaan hingga edukasi.

“Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan agar lebih profesional, efektif, serta adaptif terhadap berbagai kondisi di lapangan,” lanjutnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan momentum ini untuk aktif berdiskusi dan saling bertukar pengalaman antardaerah. Ilmu yang didapatkan diharapkan bisa langsung diterapkan secara optimal di wilayah tugas masing-masing.

Di akhir acara, Angga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dan seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan acara ini. “Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas pelaksanaan program sanitasi di Kalimantan Selatan,” pungkasnya.