Liputan 24net – Banjarbaru. Satu tahun kepemimpinan Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby bersama Wakil Wali Kota Wartono menjadi momentum penting dalam mewujudkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Berbagai program prioritas terus dijalankan untuk menghadirkan Banjarbaru yang lebih nyaman, sehat, aman, dan sejahtera. Salah satu program yang paling dirasakan manfaatnya oleh warga adalah Barakat Gawi Banjarbaru, yang berfokus pada rehabilitasi rumah tidak layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Program yang merupakan singkatan dari Bedah Rumah Rakyat Gasan Wilayah Banjarbaru tersebut menjadi salah satu bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dari sektor perumahan. Melalui program ini, rumah-rumah yang sebelumnya dalam kondisi rusak, kurang layak, dan berisiko bagi penghuninya diperbaiki sehingga menjadi tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman.

Bagi banyak keluarga penerima manfaat, program ini bukan sekadar pembangunan fisik rumah. Kehadiran hunian yang layak memberikan rasa aman, meningkatkan kualitas kesehatan keluarga, serta menciptakan lingkungan yang lebih mendukung tumbuh kembang anak. Rumah yang kokoh dan sehat juga membantu mengurangi risiko berbagai penyakit yang kerap muncul akibat kondisi tempat tinggal yang tidak memenuhi standar kesehatan.

Komitmen pemerintah dalam menjalankan program tersebut terlihat dari capaian yang terus meningkat. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 159 unit rumah tidak layak huni berhasil direhabilitasi di berbagai wilayah Banjarbaru. Memasuki tahun 2026, program ini kembali dilanjutkan dengan target penanganan 102 unit rumah, yang didukung melalui pendanaan APBD, perusahaan daerah, serta kolaborasi dengan berbagai mitra strategis.
Keberlanjutan program Barakat Gawi Banjarbaru menjadi salah satu prioritas utama dalam masa kepemimpinan Erna Lisa Halaby dan Wartono. Bahkan, program tersebut masuk dalam agenda 100 hari kerja pemerintahan, sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan masyarakat kurang mampu memperoleh hak dasar berupa tempat tinggal yang layak dan manusiawi.

“Pembangunan harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, penyediaan hunian layak menjadi salah satu fokus utama untuk meningkatkan kesejahteraan warga,” menjadi semangat yang terus diusung dalam pelaksanaan program tersebut.

Selain meningkatkan kualitas hunian masyarakat, Pemerintah Kota Banjarbaru juga memberikan perhatian besar terhadap pembangunan infrastruktur sumber daya air. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman sekaligus mengantisipasi berbagai persoalan yang kerap muncul saat musim hujan, terutama banjir dan genangan.

Berbagai program strategis telah dijalankan, mulai dari normalisasi sungai, pembangunan embung, hingga perbaikan dan normalisasi drainase di sejumlah kawasan. Infrastruktur tersebut memiliki peran penting dalam memperlancar aliran air, mengurangi genangan, dan menjaga keseimbangan lingkungan perkotaan.

Normalisasi sungai dilakukan untuk mengembalikan fungsi sungai sebagai saluran alami yang mampu menampung dan mengalirkan debit air secara optimal. Sementara itu, perbaikan drainase menjadi langkah penting untuk memastikan air hujan dapat mengalir dengan lancar dan tidak menimbulkan genangan yang mengganggu aktivitas masyarakat.

Pembangunan embung juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam pengelolaan sumber daya air. Selain berfungsi sebagai tampungan air hujan yang dapat mengurangi risiko banjir, embung turut berkontribusi dalam menjaga ketersediaan air serta mendukung upaya pelestarian lingkungan.

Langkah-langkah tersebut menunjukkan bahwa pembangunan di Banjarbaru tidak hanya berorientasi pada kebutuhan saat ini, tetapi juga mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan dan kesiapan menghadapi tantangan perubahan iklim di masa mendatang.

Berbagai capaian dalam satu tahun kepemimpinan Erna Lisa Halaby dan Wartono menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi Banjarbaru Emas, yaitu kota yang maju, nyaman, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat.

Pembangunan yang dijalankan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menyentuh kebutuhan mendasar warga. Mulai dari penyediaan rumah layak huni, peningkatan kualitas lingkungan, hingga penguatan sistem pengelolaan air yang berkelanjutan, seluruh program diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Melalui sinergi pembangunan sosial dan infrastruktur, Pemerintah Kota Banjarbaru optimistis dapat terus menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat. Dengan semangat kolaborasi dan pelayanan yang berpihak kepada warga, Banjarbaru terus bergerak menjadi kota yang semakin elok, tangguh menghadapi berbagai tantangan, serta memiliki daya saing tinggi menuju masa depan yang lebih gemilang.