Banjarbaru, Liputan24.Net – Semangat emansipasi dan kreativitas mewarnai pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan. Mengambil momentum Hari Kartini 2026, para anggota DWP menggelar pelatihan membuat kerajinan tangan chunky bag di Aula Kantor PUPR Kalsel, Banjarbaru, Selasa (21/4/2026).

Suasana pertemuan tampak berbeda dari biasanya. Para anggota tampil anggun mengenakan kebaya, menciptakan nuansa hangat yang memadukan tradisi dan semangat produktivitas perempuan modern.

Ketua DWP Dinas PUPR Kalsel, Lola Luthfia Yasin, menjelaskan bahwa agenda dua bulanan ini sengaja dirangkai dengan kegiatan keterampilan agar menjadi wadah pemberdayaan yang nyata bagi para anggota.

“Hari ini kita belajar membuat chunky bag handmade. Kami ingin memperkenalkan jenis kerajinan baru yang menarik dan memiliki nilai jual, sehingga diharapkan bisa menjadi keterampilan bermanfaat bagi ibu-ibu DWP,” ujar Lola.

Dorong Kemandirian Perempuan

Lola menekankan bahwa pemilihan kerajinan chunky bag bertujuan untuk membuka wawasan anggota bahwa kreativitas tidak terbatas pada merajut atau menyulam konvensional saja. Menurutnya, kerajinan ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai peluang usaha mikro.

Lebih lanjut, dalam memaknai Hari Kartini, Lola berpesan agar perempuan di lingkungan PUPR Kalsel terus meningkatkan kapasitas diri dan berdaya secara mandiri.

“Semangat Kartini bukan sekadar emansipasi, tapi tentang kemandirian dan kepedulian. Kita tidak hanya mendukung suami dalam berkarya, tetapi juga harus mampu memberdayakan diri sendiri dan berkontribusi bagi masyarakat,” tegasnya.

Sinergi Antarbidang

Kegiatan kali ini dikoordinatori oleh Bidang Cipta Karya dan Tata Ruang sebagai penanggung jawab pelaksana. Lola mengapresiasi kolaborasi antaranggota yang membuat acara berlangsung semarak namun tetap sarat ilmu.

“Merajut benang menjadi tas adalah simbol bahwa dari hal sederhana, kita bisa menciptakan kebersamaan dan kebermanfaatan. Saya berharap kegiatan ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus produktif,” pungkas Lola.

Melalui aksi kreatif ini, DWP PUPR Kalsel menegaskan komitmennya dalam mendukung perempuan Kalsel yang mandiri, kreatif, dan saling menguatkan, sejalan dengan nilai-nilai Kartini di era modern.