Liputan24.net – Kabupaten Banjar. Dugaan aksi pelecehan seksual di jalanan kembali terjadi di Kabupaten Banjar. Kejadian terbaru dilaporkan menimpa seorang perempuan yang melintas di kawasan Cindai Alus-Sungai Sipai, Kamis (6/8/2026) pagi.

Informasi kejadian tersebut beredar di media sosial warga. Dalam unggahan yang beredar, korban disebut mengalami dugaan pelecehan di sekitar simpang tiga turunan Ayong, dekat Angkringan Pak Ji, saat melintas pada waktu Subuh.

Pelaku disebut menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX berwarna hitam dengan ciri-ciri berbadan tinggi dan berisi. Namun, identitas maupun nomor kendaraan pelaku belum diketahui.

Kejadian ini menambah keresahan masyarakat, khususnya perempuan dan santriwati yang kerap melintasi jalur Cindai Alus-Sungai Sipai pada pagi maupun malam hari.

Sebelumnya, dugaan kasus serupa juga dilaporkan terjadi terhadap seorang santriwati di kawasan Sungai Sipai dan masih dalam proses penyelidikan kepolisian.

Maraknya laporan tersebut mendapat perhatian Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan. Ia telah memerintahkan seluruh jajaran meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk dugaan pelecehan terhadap perempuan di jalanan.

“Saya sudah perintahkan kepada jajaran. Semua bentuk gangguan kamtibmas, terutama pelecehan jalanan terhadap perempuan yang marak terjadi di wilayah hukum Polda Kalsel, akan kami tindak lanjuti,” tegas Rosyanto.

Selain penegakan hukum, kepolisian juga meningkatkan patroli di sejumlah wilayah yang dinilai rawan.

“Polda dan seluruh polres jajaran akan meningkatkan patroli, khususnya pada malam hari. Kami ingin memastikan situasi kamtibmas tetap terjaga sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan tidak merasa khawatir,” ujarnya.

Kepolisian diharapkan dapat segera mengungkap identitas pelaku serta mengoptimalkan pemantauan di titik-titik rawan untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi. (Liputan24.net/Fhm)