Liputan24.Net, Banjarbaru — PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar memperketat pengamanan jaringan pipa distribusi air bersih dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di sepanjang perairan dan lahan gambut Jalan Gubernur Syarkawi.

Langkah ini diambil guna mengantisipasi kerusakan jaringan pipa akibat karakter api lahan gambut yang menjalar di bawah permukaan tanah (ground fire), yang berpotensi memutus pasokan air bersih kepada pelanggan.

Humas PTAM Intan Banjar, Mahyuni, menjelaskan bahwa petugas lapangan diterjunkan secara berkala untuk memantau pergerakan titik api di sekitar jalur pipa.

“Petugas kami tugaskan untuk memantau titik-titik api yang mendekati jalur pipa milik PTAM Intan Banjar,” ujar Mahyuni.

Guna mempercepat penanganan di area rawan, PTAM Intan Banjar berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran untuk melakukan pembasahan (wetting) dan pemadaman langsung, sebagaimana yang telah dilaksanakan di kawasan Gambut.

Direktur Utama PTAM Intan Banjar, Syaiful Anwar, mengonfirmasi hingga saat ini seluruh utilitas dan pipa distribusi masih dalam kondisi aman. Kendati demikian, tingkat kewaspadaan tetap ditingkatkan mengingat potensi sebaran titik api yang dapat muncul sewaktu-waktu.