Polres Banjarbaru Gelar Turnamen Bulutangkis, Kapolres: Polisi Bersama Masyarakat
Liputan24.Net – Banjarbaru. Sebanyak 120 pasangan dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan mengikuti Turnamen Bulutangkis Piala Kapolres Banjarbaru di Gedung Dua Rizky Ambulung, Kota Banjarbaru, Selasa (6/10/2026).
Turnamen dengan konsep Open Kalsel tersebut mempertandingkan sejumlah kategori, mulai dari umum, veteran, beregu hingga atlet. Selain memperebutkan piala, peserta juga berkesempatan mendapatkan hadiah uang tunai dan hadiah hiburan.
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda mengatakan, turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mendekatkan kepolisian dengan masyarakat sekaligus pembinaan atlet.
“Tujuan kegiatan kami adalah bagaimana mendekatkan Polri dengan masyarakat, kemudian membina para atlet, serta mengajak masyarakat untuk hidup sehat,” terangnya.
Menurut Pius, kegiatan olahraga menjadi salah satu cara untuk membangun interaksi yang lebih dekat sehingga tidak ada jarak antara polisi dan masyarakat. Hal tersebut sekaligus menjadi bagian dari semangat baru Polri melalui tagline “Polisi Bersama Masyarakat”.
“Kegiatan ini tujuannya mendekatkan polisi dengan masyarakat, sehingga masyarakat itu tidak ada jarak dengan pihak kepolisian, khususnya Polres Banjarbaru. Harapannya bisa lebih mendekatkan dan saling menjalin tali silaturahmi,” katanya.
Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah calon peserta yang masih ingin mendaftar meski pendaftaran telah ditutup. Kuota peserta terpaksa dibatasi setelah mencapai 120 pasangan.
“Cukup banyak antusias dari calon peserta. Bahkan tadi sampai dengan penutupan masih banyak yang ingin mendaftar, tetapi karena sudah penuh, jadi kita batasi,” ungkapnya.
Melihat tingginya animo tersebut, Pius membuka peluang turnamen serupa kembali digelar pada kesempatan berikutnya.
“Jadi kemungkinan akan dipertimbangkan untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya,” imbuhnya.
Ia juga mengajak masyarakat terus mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan positif yang digelar kepolisian. Menurutnya, keterlibatan masyarakat turut mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
Selain menjadi sarana olahraga dan pembinaan atlet, turnamen tersebut juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan tagline baru Kapolri.
“Ya, salah satunya itu. Tujuannya mendekatkan polisi dengan masyarakat, membina para atlet, mengajak masyarakat untuk hidup sehat, kemudian mensosialisasikan tagline Kapolri yang baru,” pungkasnya. (Liputan24.net/Fhm)





Tinggalkan Balasan