Liputan 24.net – Polres Tabalong. Seorang balita berusia 3 tahun meninggal dunia setelah mengalami musibah tenggelam di sebuah Wahana Permainan Air yang berlokasi di Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong.

Korban balita laki-laki tersebut diketahui tinggal bersama orangtuanya di Desa Maburai, Kecamatan Murung Pudak. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (29/5/2026) sore.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, saat kejadian korban datang ke lokasi wisata bersama ibu dan kakaknya. Setibanya dilokasi Wahana Permainan Air, korban langsung bermain dan mandi di kolam renang bersama sang kakak, sementara ibunya menata perlengkapan dan pakaian di area sekitar kolam.

Tidak lama kemudian, ibu korban kembali untuk melihat anaknya, namun korban sudah tidak terlihat di sekitar kolam. Setelah menanyakan keberadaan korban kepada kakaknya dan melakukan pencarian di area kolam, korban akhirnya ditemukan oleh pengunjung lain dalam kondisi tenggelam di kolam renang.

Korban kemudian segera dilarikan ke RS Badaruddin Kasim Maburai untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, setelah dilakukan penanganan, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit Inafis Satreskrim Polres Tabalong yang sipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Danang Eko Prasetyo, S.H., M.M., bersama Polsek Murung Pudak yang dipimpin Kapolsek AKP Sunaryo mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP serta mendatangi rumah duka untuk meminta keterangan dari pihak keluarga serta melakukan pendataan terkait kejadian tersebut.

Berdasakan hasil olah TKP kolam tersebut berukuran ,Depan kolam dengan kedalaman air 57,5 CM. Tinggi kolam tembok 65 CM, Tengah kolam kedalaman air 78 CM, Tinggi kolam tembok 86 CM dan Ujung kolam dengan kedalaman air 98 CM, Tinggi kolam tembok 106 CM.

Dari hasil koordinasi dengan keluarga, orang tua korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak akan menuntut pihak pengelola Wahana Permainan Air. Pernyataan tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan yang dibuat oleh keluarga serta pihak pengelola turut berbelasungkawa dan memberikan santunan kepada keluarga/pihak korban.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat berada di lokasi wisata air maupun kolam renang, guna mencegah terjadinya kejadian serupa.