Liputan24.Net, Banjarbaru — PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar mengerahkan sedikitnya 30 personel setiap hari secara bergiliran untuk bersiaga di Posko Karhutla guna mengamankan fasilitas dan aset vital perusahaan dari ancaman kebakaran lahan.

Sistem piket pengamanan aset ini tidak hanya membebankan tugas kepada petugas teknis lapangan, melainkan turut melibatkan staf lintas divisi hingga pejabat struktural perusahaan.

Kepala Bagian Sekretariat, TI, dan Pengolahan Data PTAM Intan Banjar, M. Aulia Rahman, menyampaikan bahwa keterlibatan seluruh elemen manajemen merupakan bentuk kesiapsiagaan dan rasa tanggung jawab bersama.

“Sistem piket ini adalah bentuk kesiapsiagaan bersama. Kami dari jajaran struktural juga ikut siaga bergiliran di Posko Karhutla, seperti jadwal kami pada Kamis malam dan Sabtu malam,” kata Rahman.

Direktur Utama PTAM Intan Banjar, Syaiful Anwar, menegaskan bahwa penyiagaan 30 personel harian ini dirancang agar pengawasan aset perusahaan berlangsung nonstop 24 jam.

Dengan skema piket terintegrasi ini, PTAM Intan Banjar optimistis dapat merespons cepat setiap ancaman titik api di sekitar jaringan distribusi sekaligus menjamin pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan lancar.