Liputan24.Net, Banjarbaru — Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru terus memperkuat kualitas pendidikan berbasis sains dan teknologi. Komitmen ini diwujudkan melalui peluncuran Program Sekolah Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) di SDN 2 Landasan Ulin Barat.

Program strategis tersebut diluncurkan secara resmi oleh Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, dan dirangkai dengan kegiatan Gelar Karya Peserta Didik di lingkungan sekolah, Rabu (7/10/2026).

Prestasi membanggakan diraih oleh SDN 2 Landasan Ulin Barat yang dipercaya menjadi Sekolah STEM tingkat nasional, sekaligus mewakili Provinsi Kalimantan Selatan. Capaian ini dinilai sebagai peluang besar bagi sekolah untuk mengembangkan model pembelajaran modern yang menuntut siswa mengintegrasikan berbagai bidang ilmu guna menyelesaikan persoalan nyata di dunia nyata.

Wali Kota Erna Lisa Halaby menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi atas kepercayaan nasional yang diberikan kepada sekolah tersebut. Menurutnya, pencapaian ini harus menjadi motivasi kuat bagi para pendidik dan siswa untuk terus berinovasi.

“Saya menyampaikan rasa terima kasih sekaligus rasa bangga atas dipilihnya SD N 2 Landasan Ulin Barat sebagai Sekolah STEM tingkat nasional mewakili Provinsi Kalimantan Selatan,” ujar Lisa.

Lisa menekankan bahwa keberhasilan implementasi kurikulum berbasis STEM sangat bergantung pada peran aktif guru di kelas. Pendidik tidak hanya bertindak sebagai penyampai materi konvensional, melainkan bertransformasi menjadi fasilitator dan inspirator yang membimbing siswa dalam mengasah kemampuan berpikir kritis.

Untuk itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan dukungan penuh kepada para guru agar dapat menerapkan pembelajaran STEM secara berkelanjutan.

Melalui pendekatan STEM, para peserta didik diharapkan tidak hanya menguasai teori akademis, tetapi juga mampu menggabungkan pengetahuan sains, teknologi, prinsip rekayasa, dan matematika dalam kehidupan sehari-hari.

  • Berpikir Kritis: Siswa dilatih untuk menganalisis masalah secara komprehensif.
  • Pemecahan Masalah: Mampu merumuskan solusi kreatif atas berbagai tantangan nyata.
  • Inovator Masa Depan: Membentuk generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi modern.

“Semoga program ini mampu membentuk generasi muda kita menjadi pribadi yang berpikir kritis, mampu memecahkan masalah, serta menjadi inovator di masa depan,” imbuhnya.

Pemkot Banjarbaru berharap Program Sekolah STEM ini dapat terus berkembang, memberikan ruang eksperimen yang lebih luas bagi siswa untuk menghasilkan karya nyata, serta melahirkan gagasan-gagasan baru yang konstruktif bagi kemajuan daerah.