Desa Kiram Jadi Lokasi Simulasi Destana, Warga Didorong Siaga Bencana
Liputan24.Net – Kabupaten Banjar. Desa Kiram menjadi lokasi Simulasi Desa Tangguh Bencana (Destana) yang digelar Yayasan Borneo Urban Kab di RT 3, Senin (2/3/2026).
Kegiatan ini diikuti BPBD Kabupaten Banjar, Pemerintah Kecamatan Karang Intan, pemerintah desa, tokoh masyarakat dan warga. Simulasi bertujuan meningkatkan pengetahuan serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Kepala BPBD Kabupaten Banjar Wasis Nugraha mengatakan, kesiapsiagaan tidak hanya membutuhkan kesiapan fisik, tetapi juga mental dan pengetahuan masyarakat.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memiliki mental dan pengetahuan dalam menghadapi bencana. Simulasi ini adalah langkah nyata untuk melatih kesiapsiagaan bersama,” kata Wasis.
Ia berharap Desa Kiram dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam membangun ketangguhan menghadapi bencana.
Camat Karang Intan H Pusaro Riyanto menilai keberhasilan Destana membutuhkan kolaborasi pemerintah dan masyarakat.
“Destana bukan hanya program, tetapi gerakan bersama. Pemerintah kecamatan mendukung penuh agar Desa Kiram menjadi contoh desa tangguh yang siap menghadapi segala kemungkinan bencana,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kiram Iwar mengapresiasi kepercayaan menjadikan desanya sebagai lokasi simulasi. Menurutnya, kegiatan tersebut penting agar warga mengetahui langkah yang harus dilakukan dan tidak panik ketika bencana terjadi.
Warga juga menyambut positif kegiatan tersebut. Salah seorang tokoh masyarakat menilai simulasi memberikan pemahaman praktis mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan saat menghadapi bencana.
Simulasi ini diharapkan menjadi langkah awal membangun budaya kesiapsiagaan sekaligus memperkuat sinergi pemerintah, yayasan dan masyarakat di Desa Kiram. (Liputan24.net/DesaKiramDKI/Fhm)





Tinggalkan Balasan