Liputan24.Net, Martapura — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) terus mematangkan berbagai program kerja strategis jangka panjang. Salah satu fokus utamanya adalah persiapan pembentukan “Desa Rukun” yang ditargetkan bergulir hingga tahun 2031.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua FKUB Kabupaten Banjar, H Erfan Maulana, usai melakukan audiensi dengan Bupati Banjar H Saidi Mansyur di Mahligai Sultan Adam Lantai 1, Martapura, Senin (19/10/2026) pagi.

Erfan menjelaskan, pembentukan Desa Rukun bertujuan untuk memperkuat fondasi kerukunan dan toleransi di tengah masyarakat multikultural. Program ini sekaligus menjadi bentuk tindak lanjut atas sinergi kebijakan antara Kementerian Agama pusat, daerah, dan jajaran FKUB.

“Melalui inisiatif ini, pemerintah daerah didorong untuk membentuk desa-desa percontohan yang disebut Desa Rukun. Wilayah ini diisi oleh masyarakat dari berbagai latar belakang agama yang hidup berdampingan secara harmonis,” ujar Erfan.

Konsep Desa Rukun ini nantinya diproyeksikan sebagai benchmark atau tolok ukur kerukunan, di mana masyarakat dapat saling menghormati dan mengelola perbedaan dalam kehidupan komunitas sehari-hari.

Selain program jangka panjang tersebut, kepengurusan baru FKUB Banjar juga menggeber sejumlah agenda prioritas menjelang akhir tahun, di antaranya:

  • Penguatan dialog intensif antarumat beragama.
  • Pelaksanaan Cerdas Cermat Kerukunan bagi pelajar tingkat SD/MI dan SMP/MTs.

“Karena kami merupakan pengurus baru, audiensi ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemaparan arah program kerja FKUB hingga tahun 2031 mendatang,” tambahnya.

Terkait stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Erfan memastikan bahwa sejauh ini situasi di Kabupaten Banjar terpantau aman dan kondusif. Potensi gesekan atau isu sensitif terkait rumah ibadah maupun keagamaan diklaim berhasil diantisipasi sejak dini melalui pendekatan persuasif dan semangat kebersamaan.

“Konflik alhamdulillah sudah damai dan terkondisikan dengan baik. Insya Allah untuk Kabupaten Banjar, situasi keagamaan sangat kondusif,” pungkasnya.

Audiensi strategis ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Banjar Rakhmat Dhany, Kepala Bakesbangpol Banjar Tofik Norman Hidayat, Sekretaris Dinas Pendidikan Banjar Tisnohadi Harimurti, serta sejumlah tamu undangan lainnya.