Liputan24.Net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong akan mengubah pola penyaluran Beasiswa Pemuda Tabalong Smart mulai tahun depan. Perubahan ini memfokuskan penerima beasiswa dari yang semula mahasiswa aktif menjadi lulusan SMA berprestasi atau juara kelas.

Rencana perubahan pola ini disampaikan Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, pada acara penandatanganan Pakta Integritas Penerima Beasiswa, yang digelar pada 10 Oktober 2025.

Bupati menjelaskan, penyaluran beasiswa ke depan akan ditujukan bagi siswa baru dari kalangan juara kelas di SMA se-Tabalong. Melalui kebijakan ini, pelajar berprestasi akan langsung difasilitasi untuk melanjutkan studi di universitas ternama, termasuk Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Strategi Lahirkan Sarjana Berkualitas

Bupati Noor Rifani berkeinginan agar kebijakan ini mampu mendorong setiap Sekolah Menengah Atas di Tabalong untuk melahirkan calon sarjana berkualitas. Pola ini dinilai membuka kesempatan lebih luas bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Kebijakan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan Pemkab Tabalong dalam menciptakan generasi cerdas dan berdaya saing.

“Tahun depan kita polanya berbeda. Juara-juara kelas di SMA se-Tabalong akan kita masukkan. Juara kelas 1, 2, 3 akan kita ambil dan kita sudah kerja sama dengan beberapa universitas termasuk ULM,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, Pemkab Tabalong juga menjajaki kerja sama dengan Fakultas Teknik ULM untuk menghadirkan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Tabalong.

“Kalau nanti di Tabalong PSDKU-nya ada, kita jalur alternatif, anak-anak miskin kita ambil semua dan yang berprestasi untuk berkuliah di Fakultas Teknik,” jelasnya.

Bupati Muhammad Noor Rifani menekankan bahwa langkah ini adalah strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan daerah, sekaligus menjawab kekhawatiran akan penurunan minat pelajar untuk kuliah akibat faktor ekonomi.